Laba kotor dan laba bersih, bedanya apa
Banyak pemilik usaha kuliner hanya melihat satu angka, lalu bingung kenapa uang di tangan tidak cocok dengan yang dirasakan. Dua angka ini menjawab dua pertanyaan yang berbeda, dan hampir semua kebingungan itu selesai begitu keduanya dipisahkan.
Dua angka, dua pertanyaan
| Angka | Menjawab | Dihitung dari |
|---|---|---|
| Laba kotor | Produknya untung? | Omzet dikurangi modal produk yang terjual |
| Perkiraan laba bersih | Usahanya untung? | Laba kotor dikurangi pengeluaran lain |
Produk bisa untung sementara usahanya rugi — kalau sewa dan gaji lebih besar daripada laba kotornya. Sebaliknya juga bisa: usaha terlihat untung karena bulan itu kebetulan tidak ada pengeluaran besar, padahal produknya sendiri dihargai terlalu murah.
Laba kotor
Omzet dikurangi modal produk yang benar-benar terjual pada periode itu. Bukan dikurangi belanja bahan bulan itu — bahan yang dibeli tapi belum terpakai bukan modal dari apa pun yang sudah dijual.
Karena itulah HPP tiap produk penting. Tanpa HPP, tidak ada cara mengetahui berapa modal dari yang terjual, dan laba kotor tidak bisa dihitung sama sekali.
Perkiraan laba bersih
Laba kotor dikurangi pengeluaran yang tidak menempel ke satu porsi mana pun: sewa, gaji di luar produksi, biaya aplikasi, pengiriman, dan operasional lainnya.
Tiga hal sengaja tidak ikut dikurangkan, dan masing-masing punya alasan yang sama pentingnya.
- Belanja bahan
- Sudah terhitung lewat modal produk yang terjual. Menguranginya lagi akan menghitung bahan dua kali.
- Penjualan
- Itu uang masuk, bukan pengeluaran. Ia sudah menjadi omzet.
- Ambil untuk pribadi
- Bukan biaya usaha. Penjelasannya di bagian terakhir halaman ini.
Kenapa disebut "perkiraan"
Kalau ada produk yang terjual tapi belum punya resep, modalnya belum diketahui. RacikLaba tidak menebaknya — ia menyebutkan bahwa angka itu belum menghitung produk tersebut, dan menyebut berapa banyak.
Contoh satu bulan
- Omzet
- Rp 18.400.000
- Modal produk yang terjual
- Rp 9.900.000
- Laba kotor
- Rp 8.500.000
- Sewa dan operasional
- Rp 2.700.000
- Gaji
- Rp 3.000.000
- Perkiraan laba bersih
- Rp 2.800.000
Uang yang diambil untuk pribadi
Uang yang Kakak ambil dari kas usaha untuk keperluan sendiri mengurangi kas, tetapi tidak mengurangi laba. Ia bukan biaya usaha — ia bagian dari laba yang sudah dihasilkan lalu dipindahkan.
Karena itu di buku uang RacikLaba, uang yang diambil untuk pribadi punya kategorinya sendiri dan tidak ikut mengurangi perkiraan laba bersih.